Masih mas yang sama

Masih mas yang sama
Katanya Bintang itu silau sekali
Bagiku tak ada yang mengkilau
Pisauku tak pernah semengkilau itu
Lalu apa yang begitu mengkilau
Emas?
Mas?
Mushroom?
Silau matahari merenggut tiga pagi terakhirku
Padahal aku senang sekali hujan di pagi hari
Oleh karenanya jam tidur berkaret-karet
Molor bak permen karet
Aku kan tidak seperti itu
Aku kini yang terbangun paling pagi
Ayam berkokok bagiku siang sekali
Kokokannya penuh tipu
Tipunya seperti suratmu pertama kali
Aku kini murka
Tak percaya lagi
Pertanyaannya mengapa aku masih bergetar mendengar suaramu malam ini?
(mataram, desember 2013)








0 Response to "Masih mas yang sama"
Posting Komentar
thanks for you comment.:)