ketika engkau kecewa

Ketika engkau kecewa ingatlah Tuhanmu yang selalu memuliakan orang yang teraniaya
Ketika engkau bersedih fikirkan tentang bagaimana perasaan ibu Hawa ketika dipisahkan dengan Adam.
Doamu belum terkabul? Janji dan doamu akan diganti di surga
Jika Keadaan sedang sulit, lalu menangislah pada Tuhanmu dan adukan semuanya agar sesak didadamu hilang
Saat yang lain bahagia lalu kau tidak merasakan apa-apa, jangan khawatir sebab ada beribu orang diluar sana yang punya masalah lebih berat daripada kamu.
Mungkin nilaimu anjlok gara-gara temanmu, bersabarlah karena semester depan pasti kau dapat yang paling baik.
Engkau tak jadi berangkat karena uang tiba-tiba hilang? Jangan khawatir sebab mungkin uang itu akan jadi musibah untukmu.

Menangislah, tapi segera bersabarlah, berdoalah, lalu usahakan dan tunggu semua kekhawatiran itu akan sirna. Aamiin
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

paman Chairil Anwar punya

Cintaku Jauh di Pulau
Cintaku jauh di pulau
Gadis manis, sekarang iseng sendiri

Perahu melancar, bulan memancar
di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar
angin membantu, laut terang, tapi terasa
aku tidak ‘kan sampai padanya

Di air yang tenang, di angin mendayu

di perasaan penghabisan segala melaju
Ajal bertakhta, sambil berkata:
“Tujukan perahu ke pangkuanku saja.”

Amboi! Jalan sudah bertahun kutempuh!
Perahu yang bersama ‘kan merapuh
Mengapa Ajal memanggil dulu
Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?!

Manisku jauh di pulau,
kalau ‘ku mati, dia mati iseng sendiri.



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

terlalu pintar / terlalu bodoh = ndak normal

iya ta? dosen dosen, ada ada aja
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

normal namanya jika merasa merindu, karena itulah manusia normal sewajarnya.:)

normal namanya jika merasa merindu, karena itulah manusia normal sewajarnya.:)
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Mataram University, Indonesia













  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

senyumanmu....:)

Indah matamu derai rambut mu
Menunjukkan itulah keindahan
Yang memberikan bentuk senyuman
Sebentuk usapan kepada hati
[*]
Sinar wajahmu lembut katamu
Seperti nyaman ku menggubah dunia
Kian terasa begitu hampa
Semuanya sirna tanpa cinta
[**]
Ku temukan arti kerinduan
Dan ku mengerti yang ku cari
[***]
Kau bukanlah cantikmu yang ku cari
Bukanlah itu yang aku nanti
Tetapi ketulusan hati yang abadi
Ku tahu mawar tak seindah dirimu
Awan tak seteduh tatapanmu tetapi
Ku tahu yang ku tunggu hanyalah senyummu
Kembali ke [*][**][***]

letto
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Apapun yg trjadi, dunia itu pasti berputar!

Apapun yg trjadi, satu hal yg harus kita yakini bhwa dunia pasti berputar. Mungkin saat ini ktidak senangan seseorang kpda kita mbuat kita harus menghadapi brbgai masalah. Namun skali lagi dunia itu pasti berputar. Boleh jadi seiring waktu brjalan hal tersebut akan brubah mjadi suatu dukungan untk masa yg akan datang. Percyalah, dunia itu pasti berputar.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Aku Rapopo


PUISI PAK JOKOWI..==========================Aku Rapopo



Aku bukanlah seorang jenderal berkudaTak tampak gagah nan berwibawaAku bukanlah seorang pengusaha punya banyak timbunan harta



Aku hanyalah orang desa. Tak pernah mimpi menjadi penguasaAku telah menjadi pemimpin keluargaDengan anak istri yang membuatku bangga



Aku tak memiliki media, tak sering pula membuat pariwara. Tapi aku selalu menjadi obyek berita.Aku tak pandai bersyair, apa lagi syair bernada satir.Tapi aku tahu rakyat Indonesia pandai berpikir.



Aku tak biasa berperang, apa lagi melawan jenderal berbintang. Bagiku rakyat adalah pemenang.



Aku Rapopo di bilang ikan kerempeng, kerempeng badan tambun pemikiran.



Aku Rapopo dibilang buaya, buaya kuat penegak keadilan.Aku Rapopo dianggap wayang dan boneka, boneka rakyat dengan dalang Tuhan.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Tangisnya pria dan wanita!!


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Sampai Nanti Sampai Mati

saatnya bagi-bagi lirik lagunya abang saya bang noe, hehe
Kalau kau pernah takut mati… sama…Kalau kau pernah patah hati… aku… juga… iyaDan sering kali sial datang dan pergi…Tan…pa permisi… kepadamu…
Suasana hati… tak peduli…Kalau kau kejar mimpimu… salutKalau kau ingin berhenti… ingat ‘tuk mulai lagi…Tetap semangat … dan teguhkan hati…
Di… setiap hari… sampai nanti… sampai mati…Kadang… memang… cinta yang terbagi…Kadang… memang… sering… kali… mimpi tak terpenuhi…Sering kali…
Tetap semangat … dan teguhkan hati…Di… setiap hari… sampai nanti…Tetap melangkah… dan keraskan hati…Di.. setiap hari... sampai nanti... sampai nanti... sampai mati...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Kalau kau pernah takut mati… sama…Kalau kau pernah patah hati… aku… juga… iyaDan sering kali sial datang dan pergi…Tan…pa permisi… kepadamu…
Suasana hati… tak peduli…Kalau kau kejar mimpimu… salutKalau kau ingin berhenti… ingat ‘tuk mulai lagi…Tetap semangat … dan teguhkan hati…
Di… setiap hari… sampai nanti… sampai mati…Kadang… memang… cinta yang terbagi…Kadang… memang… sering… kali… mimpi tak terpenuhi…Sering kali…
Tetap semangat … dan teguhkan hati…Di… setiap hari… sampai nanti…Tetap melangkah… dan keraskan hati…Di… setiap hari… sampai nanti… sampai nanti… sampai mati…

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

SAAT SALAH, MAAFKANLAH! -_-

kita pastinya pernah merasa salah sebab berburuk sangka dengan orang-orang, saya juga demikian.
maaf tentang semua perasaan yang menyakiti
maaf  jika tanpa sadar saya iri dan dengki
bukan maksud hati melainkan hanya ego dan 'mungkin  'rasa iri.
belajar dari kesalahan dan mencoba berdamai dengan diri sendiri agar bisa membersihkan hati
kata-kata yang menyinggung dan rasa ikhlas yang sempat tertunda, maafkanlah!
^^__^^


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

APA ALASAN ORANG BERPINDAH??????

apa alasan orang berpindah rumah???
apa yang membuat mereka mencabut akar yang telah tertanam dalam dan meninggalkan segala sesuatu yang telah mereka kenal, pindah ketempat lain yang jauh dan entah menjanjikan apa???

kenapa mau menghadapi segunung formalitas yang membuat kita merasa seperti pengemis????
kenapa mau memasuki rimba  asing yang serba haru, aneh, dan sukar???

jawabnnya sama  dimana-mana: orang berpindah karena berharap memperoleh kehidupan yang lebih baik.

imagine from life of pi






  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

sunset"tan"

senggigi beach



 kala itu (2013)



beutiful tahts right???



 with Zahra






its me ^^^^_____^^^^

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

cerpenku

Munajatku Dalam Ultah


“Srrrrrrrrrrrrrrrrrrrttttttttttttttt”
“srtrrrrrrrrrrrttttttttttttttttt”hp ku terus bergetar namun aku tak sedikitpun beranjak dan tak ingin pula mengangkatnya. Setelah ku lirik ternyata seorang sahabatku dari SMA dulu yang sedang mencoba menghubungiku malam itu, tepatnya setengah satu malam.
Setelah kucoba untuk mengangkat ternyata panggilan itu telah berhenti. Tak lama kemudian, hp ku bergetar lagi, Tapi kali ini sms yang masuk. Aku ingin tak perduli tapi entah mengapa rasa penasaran menyerbuku dan memaksaku untuk membuka sms itu walaupun ngantuk masih menyerbuku malam itu.
Perlahan kubuka sms itu satu persatu, ternyata MasyALLAH sahabat-sahabatku mengucapkan selamat ulang tahun padaku. Mataku benar-benar terbuka lebar. Aku baru ingat malam ini adalah malam pergantian tanggal 27 ke tanggal 28 Februari 2012. Hatiku berbunga-bunga dan bahagia melihat sms itu. lengangnya malam malah menambah bahagianya hatiku.

Berturut-turut empat sms telah kubaca, makin lebar mataku terbuka namun aku tak mau larut dalm kesenangan belaka ini, sempat terbersit ayat alquran dikepalaku saat itu yang berbunyi “ ALLAH tidak menyukai sesuatu yang berlebihan” aku segera beranjak bangun dan berdiri dari tidurku. Berwudhu untuk memanjatkan doa dan rasa syukur kepada Sang Maha Segala-galanya, bersyukur untuk di beri kehidupan sampai saat usiaku kini, bersyukur masih mempunyai orang tua meskipun hanya seorang ibu, bersyukur untuk sahabat dan teman-teman yang selalu support dan mengerti aku, bersyukur masih bisa mengenyam pendidikan, bersyukur mempunyai keluarga yang selalu mendoakanku meski saat ini berada di seberang pulau nan jauh disana, aku bersyukur untuk hati yang bisa merasakan cinta untuk hamba ALLAH di balik prodi fakultas yang selalu bersemi dan makin bersemi.

Aku menangis sejadi-jadinya bermunajat kepada-NYA, banyak hal yang terbersit dan muncul tiba-tiba ketika bermunajat kepada-NYA, ada rasa nyaman yang luar biasa setiap kali aku bermunajat kepada-NYA, tidak terkecuali malam ini salah satu malam paling penting bagiku. Untuk kali pertamanya aku merasakan perasaan yang luar biasa dengan pergantian usiaku. Ada banyak hal yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Yang paling kurasakan adalah Kali ini aku tak mampu lagi mendengar suara ayah yang khas dengan banyak nasehatnya meski sebenarnya beliau tak akan mau secara terang-terangan mengucapkan selamat ulang tahun padaku. Meski begitu, aku selalu merasa ayah tahu ketika ulang tahun dan nasehatnya mampu menyirami ruang yang kosong di hatiku. Meski ulang tahun penuh dengan nasehat seperti tahun lalu tak akan pernah terjadi lagi saat ini dan tahun-tahun kedepan karena ayah sudah beristirahat dengan tenang di sisinya, tapi setidaknya aku masih mampu mendengar suara ibu yang telah melahirkanku hingga usiaku saat ini. Jarak tak akan mengurangi rasa terimakasihku kepada beliau. Dalam sujudku selalu ku ingat beliau yang mampu mengorbankan apa saja untukku. Sampai saat inipun tenyata aku belum mampu membalasnya kecuali dengan setiap doa yang ku munajatkan kepadaNYA setiap sujud dan hembusan nafasku. Berharap semua akan baik-baik saja sampai aku kelak mampu membawanya ke rumah ALLAH di sisa akhir hidupnya, impian setiap orang tua kepada anaknya yang perlahan mampu ku baca dari desah suaranya dan tatapan matanya 6 bulan yang lalu, ketika aku pulang dan ayah di panggil Sang MAHA Pemberi hidup.
Air mata tak bisa kubendung lagi, aku makin menangis sejadi-jadinya. Aku merasa terlalu banyak dosa, aku merasa tak berhak meminta apapun padaNYA sebab kumalu belum mampu menunaikan kewajiban yang sempurna sebagai seorang hamba kepadaNYA sementara aku selalu menuntut hak yang lebih kepadaNYA. Aku malu YA ALLAH, aku malu. Seperti tak mampu lagi meminta tapi apa dayaku dihadapanMU, Aku hanya seonggok daging yang tak berguna ketika ku malah tak meminta apapun kepadamu Tuhanku.

Perlahan sesenggukanku hilang, namun tak henti-hentinya aku terus bersyukur padaNYa untuk semua yang telah dilimpahkannya termasuk rasa bahagia ketika ulang tahunku tahun ini. Entah mengapa aku merasa ada sesuatu yang berbeda pada ulang tahun kali ini. Apa mungkin karena ini ulang tahun pertamaku di bangku kuliah? Atau karena aku masih mengharapkan seseorang disana akan mengucapkan happy birthday kepadaku, aaahhh itu rasanya tidak mungkin. Aku tak mau berkhayal-khayal lagi . aku tak akan mengharapkan dia untuk hal ini. Batin dan otakku terus berseteru. Batinku ingin hal itu terjadi, tapi otakku tak pernah mengijinkan hal- hal bodoh menguasainya begitu saja.
Malam indah telah berlalu dengan nikmatya munajat panjangku, aku segera memulai aktivitas seperti biasa. Namun kali ini aktivitasku sebenarnya ganda. Organisasi yang aku tengah geluti juga sedang merayakan dies natalisnya dan hari ini adalah sebagai salah satu dari salah banyak rangkaian acaranya yakni “Diskusi Publik”. Meskipun sibuk aku tetap menomor satukan kuliah, hal ini adalah peraturan utama bagiku. Kuliah berjalan seperti biasa. Sekali-kali beberapa orang mengucapkan ulang tahun padaku di tengah-tengah kesibukan kami. Aku senang karena mereka menggapku juga sebagai bagian dari hidup mereka.
Selang 1 jam sebelum mata kuliah kedua berlangsung aku dan sahabat-sahabatku sempat mengikuti acara diskusi organisasi yang aku ikuti. Acaranya memang tidak terlalu ramai seperti yang diharapkan. Namun, kami tetap optimis dengan tercapainya tujuan dari diskusi ini mengingat tema yang kami angkat memang erat dan kental kaitannya dengan budaya yang dimiliki oleh kaum sasak alias penduduk asli pulau Lombok, NTB ini, meski aku bukan orang sasak.

Beruntung dosen kami memulai mata kuliah kedua setelah sesaat acara diskusi ini selesai. Aku dan teman-teman jadi tidak terlalu merasa bersalah karena masih bisa membantu panitia yang lain membereskan perlengkapan hingga acara selesai mengingat kami tak ikut membantu ketika tadi pagi acara dimulai yang sudah pasti jauh lebih sibuk daripada diakhir acara seperti saat ini. Satu acara selesai aku langsung mengikuti kuliah lagi.
Nafasku seperti senin kamis rasanya ketika tiba di ruang kelas yang berada di lantai 2. Untung dosen kali ini tergolong dosen yang santai gemulai jadi aku tak kena tegur sekalipun telah beberapa menit terlambat masuk kelas.

“Alhamdulillah” Batinku terus mengucapkannya berkali-kali.
Ternyata hanya cukup 15 menit dosen kali ini masuk pada pertemuan pertamanya di kelas kami pada mata kuliah ini. Sebagian besar teman-teman mengucapkan syukur tak terkecuali juga aku salah satunya. Ruang kelas terasa agak segar kalau hal ini terjadi, seolah mentaripun ikut tersenyum syukur mengamini kebanyakan doa dari kami. Kuliah hari inipun berakhir.

Aku berjalan gontai menunggu salah seorang sahabatku yang katanya mau ikut pulang ke kos bersamaku. Beberapa menit telah ku tunggu namun tak jua muncul. Aku yang tak terbiasa berjalan gontai pun jengkel dengan sikapnya yang berlama-lama itu. sempat ku melihat sepintas ke 3 sahabatku berkumpul pada jarak yang masih cukup dekat denganku. Dalam hati kecilku aku merasa akan di kerjai oleh mereka namun tenyata hipotesisku tidak terbukti. Aku pulang ke kos seperti biasa. Nihil

***

Byurrrrrrrrrrr
plllaaaaaaaaakkkkkkkkkkkkkk
Seluruh pakaianku basah, dari ujung rambut hingga ujung kaki. Sungguh jengkel siang itu. aku di bujuk datang rapat HMPS padahal sebenarnya aku tidak mau datang. Beginilah akhirnya, badanku sudah seperti adonan pisang goreng yang siap di masukkan wajan kapanpun mereka mau. Usahaku untuk membuat mereka kotor seperti keadaanku juga tak membuahkan hasil yang maksimal kecuali beberapa bagian tubuh mereka saja yang kena, tapi tetap saja akulah korban utamanya.
Sedih bercampur senang perasaanku, ahhh akupun tak tau rasanya saat itu. rasa malupun juga ada. Tawa mereka sekali-kali meledak lalu sambung menyambung menjadi tawa kecil yang tak kunjung usai atas menderitanya aku harus menanggung malu berjalan keluar kampus seperti badut adonan pisang goreng ini. Beberapa teman ikut pulang ke kos ku untuk membersihkan diri. Kubuka bingkisan yang mereka hadiahkan untukku dan ternyata sehelai baju warna orange. Aku senang, sungguh senang.
Ulang tahun sejatinya bukan satu-satunya hal yang membahagiakanku, namun mempunyai orang-orang yang mampu melindungi, mendukung dan menyayangiku seperti mereka adalah sumber bahagia utamaku di tahun pertamu kuliah ini. Terimakasih sobat sudah memberi warna dalam hidupku.



Teruntuk
sahabat-sahabatku
di BASTRINDO
Reguler pagi 2011
yang caem2.
Aku bangga dengan kalian.
MISS U ALL
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

ceiiillleee

mungkin "kau" tak pernah sadar betapa mudahnya "kau" untuk dicintai dan diagumi. ceiiillleee


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Coba Rasakan “(sesuatu)” yang lain



Jika kita biasa makan nasi dan lauk pauknya setiap hari maka itu adalah hal-hal biasa yang rata-rata orang lain juga lakukan.
Jika kita makan dengan sendok, ya rata-rata orang-orang biasa juga melakukan itu.
Tidur dengan bantal? Dari penjual cilok sampai presidenpun demikian.
Hal-hal yang biasa kita lakukan sudah menjadi hal-hal biasa juga bagi orang lain.
Mau jadi pribadi kreatif dan banyak pengalaman? So, ubahlah suatu hal yang biasa-biasa itu dengan sesuatu yang unik yang belum pernah engkau lakukan sebelumnya.

Sore kemarin sayaa berjalan-jalan menemani seorang teman mengambil paket kirimannya di Cakra(daerah pulau LOMBOK). Kami berangkat sekitar pukul 05.00 pm yang berarti waktu matahari hendak kembali keperaduannya.

Sepulang dari lokasi saya ditakjubkan dengan pemandangan jalan yang luar biasa keren. Pernah melihat Sunsite. Iyaa matahari tenggelam dengan warnanya yang orange kekuning-kuningan. Engaku pasti sering melihat matahari tenggelam dan baru menyadari keindahannya ketika melihatnya dari pinggir pantai kan? Saya dulu juga demikian. Namun sejak saat ini saya sadar jika keindahan itu bukan berdasarkan tempat kita melihatnya namun bagaimana cara kita melihat keindahan itu.seperti yang saya lakukan dengan ber”sunsite” dijalan raya. Sangat-sangat indah. Tak perlu tempat spesial untuk melihat keindahn namun bagaimana hati kita mau melihat dan menerimanya saja. Itu saja.:)
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Kamis, 24 April 2014

ketika engkau kecewa


Ketika engkau kecewa ingatlah Tuhanmu yang selalu memuliakan orang yang teraniaya
Ketika engkau bersedih fikirkan tentang bagaimana perasaan ibu Hawa ketika dipisahkan dengan Adam.
Doamu belum terkabul? Janji dan doamu akan diganti di surga
Jika Keadaan sedang sulit, lalu menangislah pada Tuhanmu dan adukan semuanya agar sesak didadamu hilang
Saat yang lain bahagia lalu kau tidak merasakan apa-apa, jangan khawatir sebab ada beribu orang diluar sana yang punya masalah lebih berat daripada kamu.
Mungkin nilaimu anjlok gara-gara temanmu, bersabarlah karena semester depan pasti kau dapat yang paling baik.
Engkau tak jadi berangkat karena uang tiba-tiba hilang? Jangan khawatir sebab mungkin uang itu akan jadi musibah untukmu.

Menangislah, tapi segera bersabarlah, berdoalah, lalu usahakan dan tunggu semua kekhawatiran itu akan sirna. Aamiin

Minggu, 20 April 2014

paman Chairil Anwar punya


Cintaku Jauh di Pulau
Cintaku jauh di pulau
Gadis manis, sekarang iseng sendiri

Perahu melancar, bulan memancar
di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar
angin membantu, laut terang, tapi terasa
aku tidak ‘kan sampai padanya

Di air yang tenang, di angin mendayu

di perasaan penghabisan segala melaju
Ajal bertakhta, sambil berkata:
“Tujukan perahu ke pangkuanku saja.”

Amboi! Jalan sudah bertahun kutempuh!
Perahu yang bersama ‘kan merapuh
Mengapa Ajal memanggil dulu
Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?!

Manisku jauh di pulau,
kalau ‘ku mati, dia mati iseng sendiri.



Kamis, 17 April 2014

terlalu pintar / terlalu bodoh = ndak normal


iya ta? dosen dosen, ada ada aja

normal namanya jika merasa merindu, karena itulah manusia normal sewajarnya.:)


normal namanya jika merasa merindu, karena itulah manusia normal sewajarnya.:)

Selasa, 15 April 2014

Mataram University, Indonesia














Minggu, 13 April 2014

senyumanmu....:)


Indah matamu derai rambut mu
Menunjukkan itulah keindahan
Yang memberikan bentuk senyuman
Sebentuk usapan kepada hati
[*]
Sinar wajahmu lembut katamu
Seperti nyaman ku menggubah dunia
Kian terasa begitu hampa
Semuanya sirna tanpa cinta
[**]
Ku temukan arti kerinduan
Dan ku mengerti yang ku cari
[***]
Kau bukanlah cantikmu yang ku cari
Bukanlah itu yang aku nanti
Tetapi ketulusan hati yang abadi
Ku tahu mawar tak seindah dirimu
Awan tak seteduh tatapanmu tetapi
Ku tahu yang ku tunggu hanyalah senyummu
Kembali ke [*][**][***]

letto

Minggu, 06 April 2014

Apapun yg trjadi, dunia itu pasti berputar!


Apapun yg trjadi, satu hal yg harus kita yakini bhwa dunia pasti berputar. Mungkin saat ini ktidak senangan seseorang kpda kita mbuat kita harus menghadapi brbgai masalah. Namun skali lagi dunia itu pasti berputar. Boleh jadi seiring waktu brjalan hal tersebut akan brubah mjadi suatu dukungan untk masa yg akan datang. Percyalah, dunia itu pasti berputar.

Aku Rapopo



PUISI PAK JOKOWI..==========================Aku Rapopo



Aku bukanlah seorang jenderal berkudaTak tampak gagah nan berwibawaAku bukanlah seorang pengusaha punya banyak timbunan harta



Aku hanyalah orang desa. Tak pernah mimpi menjadi penguasaAku telah menjadi pemimpin keluargaDengan anak istri yang membuatku bangga



Aku tak memiliki media, tak sering pula membuat pariwara. Tapi aku selalu menjadi obyek berita.Aku tak pandai bersyair, apa lagi syair bernada satir.Tapi aku tahu rakyat Indonesia pandai berpikir.



Aku tak biasa berperang, apa lagi melawan jenderal berbintang. Bagiku rakyat adalah pemenang.



Aku Rapopo di bilang ikan kerempeng, kerempeng badan tambun pemikiran.



Aku Rapopo dibilang buaya, buaya kuat penegak keadilan.Aku Rapopo dianggap wayang dan boneka, boneka rakyat dengan dalang Tuhan.


Sabtu, 05 April 2014

Tangisnya pria dan wanita!!



Sampai Nanti Sampai Mati


saatnya bagi-bagi lirik lagunya abang saya bang noe, hehe
Kalau kau pernah takut mati… sama…Kalau kau pernah patah hati… aku… juga… iyaDan sering kali sial datang dan pergi…Tan…pa permisi… kepadamu…
Suasana hati… tak peduli…Kalau kau kejar mimpimu… salutKalau kau ingin berhenti… ingat ‘tuk mulai lagi…Tetap semangat … dan teguhkan hati…
Di… setiap hari… sampai nanti… sampai mati…Kadang… memang… cinta yang terbagi…Kadang… memang… sering… kali… mimpi tak terpenuhi…Sering kali…
Tetap semangat … dan teguhkan hati…Di… setiap hari… sampai nanti…Tetap melangkah… dan keraskan hati…Di.. setiap hari... sampai nanti... sampai nanti... sampai mati...


Kalau kau pernah takut mati… sama…Kalau kau pernah patah hati… aku… juga… iyaDan sering kali sial datang dan pergi…Tan…pa permisi… kepadamu…
Suasana hati… tak peduli…Kalau kau kejar mimpimu… salutKalau kau ingin berhenti… ingat ‘tuk mulai lagi…Tetap semangat … dan teguhkan hati…
Di… setiap hari… sampai nanti… sampai mati…Kadang… memang… cinta yang terbagi…Kadang… memang… sering… kali… mimpi tak terpenuhi…Sering kali…
Tetap semangat … dan teguhkan hati…Di… setiap hari… sampai nanti…Tetap melangkah… dan keraskan hati…Di… setiap hari… sampai nanti… sampai nanti… sampai mati…

SAAT SALAH, MAAFKANLAH! -_-


kita pastinya pernah merasa salah sebab berburuk sangka dengan orang-orang, saya juga demikian.
maaf tentang semua perasaan yang menyakiti
maaf  jika tanpa sadar saya iri dan dengki
bukan maksud hati melainkan hanya ego dan 'mungkin  'rasa iri.
belajar dari kesalahan dan mencoba berdamai dengan diri sendiri agar bisa membersihkan hati
kata-kata yang menyinggung dan rasa ikhlas yang sempat tertunda, maafkanlah!
^^__^^


Jumat, 04 April 2014

APA ALASAN ORANG BERPINDAH??????


apa alasan orang berpindah rumah???
apa yang membuat mereka mencabut akar yang telah tertanam dalam dan meninggalkan segala sesuatu yang telah mereka kenal, pindah ketempat lain yang jauh dan entah menjanjikan apa???

kenapa mau menghadapi segunung formalitas yang membuat kita merasa seperti pengemis????
kenapa mau memasuki rimba  asing yang serba haru, aneh, dan sukar???

jawabnnya sama  dimana-mana: orang berpindah karena berharap memperoleh kehidupan yang lebih baik.

imagine from life of pi






sunset"tan"


senggigi beach



 kala itu (2013)



beutiful tahts right???



 with Zahra






its me ^^^^_____^^^^

Kamis, 03 April 2014

cerpenku


Munajatku Dalam Ultah


“Srrrrrrrrrrrrrrrrrrrttttttttttttttt”
“srtrrrrrrrrrrrttttttttttttttttt”hp ku terus bergetar namun aku tak sedikitpun beranjak dan tak ingin pula mengangkatnya. Setelah ku lirik ternyata seorang sahabatku dari SMA dulu yang sedang mencoba menghubungiku malam itu, tepatnya setengah satu malam.
Setelah kucoba untuk mengangkat ternyata panggilan itu telah berhenti. Tak lama kemudian, hp ku bergetar lagi, Tapi kali ini sms yang masuk. Aku ingin tak perduli tapi entah mengapa rasa penasaran menyerbuku dan memaksaku untuk membuka sms itu walaupun ngantuk masih menyerbuku malam itu.
Perlahan kubuka sms itu satu persatu, ternyata MasyALLAH sahabat-sahabatku mengucapkan selamat ulang tahun padaku. Mataku benar-benar terbuka lebar. Aku baru ingat malam ini adalah malam pergantian tanggal 27 ke tanggal 28 Februari 2012. Hatiku berbunga-bunga dan bahagia melihat sms itu. lengangnya malam malah menambah bahagianya hatiku.

Berturut-turut empat sms telah kubaca, makin lebar mataku terbuka namun aku tak mau larut dalm kesenangan belaka ini, sempat terbersit ayat alquran dikepalaku saat itu yang berbunyi “ ALLAH tidak menyukai sesuatu yang berlebihan” aku segera beranjak bangun dan berdiri dari tidurku. Berwudhu untuk memanjatkan doa dan rasa syukur kepada Sang Maha Segala-galanya, bersyukur untuk di beri kehidupan sampai saat usiaku kini, bersyukur masih mempunyai orang tua meskipun hanya seorang ibu, bersyukur untuk sahabat dan teman-teman yang selalu support dan mengerti aku, bersyukur masih bisa mengenyam pendidikan, bersyukur mempunyai keluarga yang selalu mendoakanku meski saat ini berada di seberang pulau nan jauh disana, aku bersyukur untuk hati yang bisa merasakan cinta untuk hamba ALLAH di balik prodi fakultas yang selalu bersemi dan makin bersemi.

Aku menangis sejadi-jadinya bermunajat kepada-NYA, banyak hal yang terbersit dan muncul tiba-tiba ketika bermunajat kepada-NYA, ada rasa nyaman yang luar biasa setiap kali aku bermunajat kepada-NYA, tidak terkecuali malam ini salah satu malam paling penting bagiku. Untuk kali pertamanya aku merasakan perasaan yang luar biasa dengan pergantian usiaku. Ada banyak hal yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Yang paling kurasakan adalah Kali ini aku tak mampu lagi mendengar suara ayah yang khas dengan banyak nasehatnya meski sebenarnya beliau tak akan mau secara terang-terangan mengucapkan selamat ulang tahun padaku. Meski begitu, aku selalu merasa ayah tahu ketika ulang tahun dan nasehatnya mampu menyirami ruang yang kosong di hatiku. Meski ulang tahun penuh dengan nasehat seperti tahun lalu tak akan pernah terjadi lagi saat ini dan tahun-tahun kedepan karena ayah sudah beristirahat dengan tenang di sisinya, tapi setidaknya aku masih mampu mendengar suara ibu yang telah melahirkanku hingga usiaku saat ini. Jarak tak akan mengurangi rasa terimakasihku kepada beliau. Dalam sujudku selalu ku ingat beliau yang mampu mengorbankan apa saja untukku. Sampai saat inipun tenyata aku belum mampu membalasnya kecuali dengan setiap doa yang ku munajatkan kepadaNYA setiap sujud dan hembusan nafasku. Berharap semua akan baik-baik saja sampai aku kelak mampu membawanya ke rumah ALLAH di sisa akhir hidupnya, impian setiap orang tua kepada anaknya yang perlahan mampu ku baca dari desah suaranya dan tatapan matanya 6 bulan yang lalu, ketika aku pulang dan ayah di panggil Sang MAHA Pemberi hidup.
Air mata tak bisa kubendung lagi, aku makin menangis sejadi-jadinya. Aku merasa terlalu banyak dosa, aku merasa tak berhak meminta apapun padaNYA sebab kumalu belum mampu menunaikan kewajiban yang sempurna sebagai seorang hamba kepadaNYA sementara aku selalu menuntut hak yang lebih kepadaNYA. Aku malu YA ALLAH, aku malu. Seperti tak mampu lagi meminta tapi apa dayaku dihadapanMU, Aku hanya seonggok daging yang tak berguna ketika ku malah tak meminta apapun kepadamu Tuhanku.

Perlahan sesenggukanku hilang, namun tak henti-hentinya aku terus bersyukur padaNYa untuk semua yang telah dilimpahkannya termasuk rasa bahagia ketika ulang tahunku tahun ini. Entah mengapa aku merasa ada sesuatu yang berbeda pada ulang tahun kali ini. Apa mungkin karena ini ulang tahun pertamaku di bangku kuliah? Atau karena aku masih mengharapkan seseorang disana akan mengucapkan happy birthday kepadaku, aaahhh itu rasanya tidak mungkin. Aku tak mau berkhayal-khayal lagi . aku tak akan mengharapkan dia untuk hal ini. Batin dan otakku terus berseteru. Batinku ingin hal itu terjadi, tapi otakku tak pernah mengijinkan hal- hal bodoh menguasainya begitu saja.
Malam indah telah berlalu dengan nikmatya munajat panjangku, aku segera memulai aktivitas seperti biasa. Namun kali ini aktivitasku sebenarnya ganda. Organisasi yang aku tengah geluti juga sedang merayakan dies natalisnya dan hari ini adalah sebagai salah satu dari salah banyak rangkaian acaranya yakni “Diskusi Publik”. Meskipun sibuk aku tetap menomor satukan kuliah, hal ini adalah peraturan utama bagiku. Kuliah berjalan seperti biasa. Sekali-kali beberapa orang mengucapkan ulang tahun padaku di tengah-tengah kesibukan kami. Aku senang karena mereka menggapku juga sebagai bagian dari hidup mereka.
Selang 1 jam sebelum mata kuliah kedua berlangsung aku dan sahabat-sahabatku sempat mengikuti acara diskusi organisasi yang aku ikuti. Acaranya memang tidak terlalu ramai seperti yang diharapkan. Namun, kami tetap optimis dengan tercapainya tujuan dari diskusi ini mengingat tema yang kami angkat memang erat dan kental kaitannya dengan budaya yang dimiliki oleh kaum sasak alias penduduk asli pulau Lombok, NTB ini, meski aku bukan orang sasak.

Beruntung dosen kami memulai mata kuliah kedua setelah sesaat acara diskusi ini selesai. Aku dan teman-teman jadi tidak terlalu merasa bersalah karena masih bisa membantu panitia yang lain membereskan perlengkapan hingga acara selesai mengingat kami tak ikut membantu ketika tadi pagi acara dimulai yang sudah pasti jauh lebih sibuk daripada diakhir acara seperti saat ini. Satu acara selesai aku langsung mengikuti kuliah lagi.
Nafasku seperti senin kamis rasanya ketika tiba di ruang kelas yang berada di lantai 2. Untung dosen kali ini tergolong dosen yang santai gemulai jadi aku tak kena tegur sekalipun telah beberapa menit terlambat masuk kelas.

“Alhamdulillah” Batinku terus mengucapkannya berkali-kali.
Ternyata hanya cukup 15 menit dosen kali ini masuk pada pertemuan pertamanya di kelas kami pada mata kuliah ini. Sebagian besar teman-teman mengucapkan syukur tak terkecuali juga aku salah satunya. Ruang kelas terasa agak segar kalau hal ini terjadi, seolah mentaripun ikut tersenyum syukur mengamini kebanyakan doa dari kami. Kuliah hari inipun berakhir.

Aku berjalan gontai menunggu salah seorang sahabatku yang katanya mau ikut pulang ke kos bersamaku. Beberapa menit telah ku tunggu namun tak jua muncul. Aku yang tak terbiasa berjalan gontai pun jengkel dengan sikapnya yang berlama-lama itu. sempat ku melihat sepintas ke 3 sahabatku berkumpul pada jarak yang masih cukup dekat denganku. Dalam hati kecilku aku merasa akan di kerjai oleh mereka namun tenyata hipotesisku tidak terbukti. Aku pulang ke kos seperti biasa. Nihil

***

Byurrrrrrrrrrr
plllaaaaaaaaakkkkkkkkkkkkkk
Seluruh pakaianku basah, dari ujung rambut hingga ujung kaki. Sungguh jengkel siang itu. aku di bujuk datang rapat HMPS padahal sebenarnya aku tidak mau datang. Beginilah akhirnya, badanku sudah seperti adonan pisang goreng yang siap di masukkan wajan kapanpun mereka mau. Usahaku untuk membuat mereka kotor seperti keadaanku juga tak membuahkan hasil yang maksimal kecuali beberapa bagian tubuh mereka saja yang kena, tapi tetap saja akulah korban utamanya.
Sedih bercampur senang perasaanku, ahhh akupun tak tau rasanya saat itu. rasa malupun juga ada. Tawa mereka sekali-kali meledak lalu sambung menyambung menjadi tawa kecil yang tak kunjung usai atas menderitanya aku harus menanggung malu berjalan keluar kampus seperti badut adonan pisang goreng ini. Beberapa teman ikut pulang ke kos ku untuk membersihkan diri. Kubuka bingkisan yang mereka hadiahkan untukku dan ternyata sehelai baju warna orange. Aku senang, sungguh senang.
Ulang tahun sejatinya bukan satu-satunya hal yang membahagiakanku, namun mempunyai orang-orang yang mampu melindungi, mendukung dan menyayangiku seperti mereka adalah sumber bahagia utamaku di tahun pertamu kuliah ini. Terimakasih sobat sudah memberi warna dalam hidupku.



Teruntuk
sahabat-sahabatku
di BASTRINDO
Reguler pagi 2011
yang caem2.
Aku bangga dengan kalian.
MISS U ALL

ceiiillleee


mungkin "kau" tak pernah sadar betapa mudahnya "kau" untuk dicintai dan diagumi. ceiiillleee


Coba Rasakan “(sesuatu)” yang lain




Jika kita biasa makan nasi dan lauk pauknya setiap hari maka itu adalah hal-hal biasa yang rata-rata orang lain juga lakukan.
Jika kita makan dengan sendok, ya rata-rata orang-orang biasa juga melakukan itu.
Tidur dengan bantal? Dari penjual cilok sampai presidenpun demikian.
Hal-hal yang biasa kita lakukan sudah menjadi hal-hal biasa juga bagi orang lain.
Mau jadi pribadi kreatif dan banyak pengalaman? So, ubahlah suatu hal yang biasa-biasa itu dengan sesuatu yang unik yang belum pernah engkau lakukan sebelumnya.

Sore kemarin sayaa berjalan-jalan menemani seorang teman mengambil paket kirimannya di Cakra(daerah pulau LOMBOK). Kami berangkat sekitar pukul 05.00 pm yang berarti waktu matahari hendak kembali keperaduannya.

Sepulang dari lokasi saya ditakjubkan dengan pemandangan jalan yang luar biasa keren. Pernah melihat Sunsite. Iyaa matahari tenggelam dengan warnanya yang orange kekuning-kuningan. Engaku pasti sering melihat matahari tenggelam dan baru menyadari keindahannya ketika melihatnya dari pinggir pantai kan? Saya dulu juga demikian. Namun sejak saat ini saya sadar jika keindahan itu bukan berdasarkan tempat kita melihatnya namun bagaimana cara kita melihat keindahan itu.seperti yang saya lakukan dengan ber”sunsite” dijalan raya. Sangat-sangat indah. Tak perlu tempat spesial untuk melihat keindahn namun bagaimana hati kita mau melihat dan menerimanya saja. Itu saja.:)